Satu kelompok saja yang bertanggung jawab atas hampir semua perang dan pertempuhan darah di muka bumi ini. Kelompok jahat ini berjumlah kecil tapi, bagaikan seekor gurita yang mematikan, tentakel tentakelnya terulur untuk mencengkeram dan mencekik banyak korban tak berdosa yang kisahnya tak di angkat ke permukaan. Salah satu pemimpin mereka adalah Rothschil. Tulisan yang singkat ini saya akan menjelaskan tentang dinasti Rothschild.
Pada tanggal 23 Februari 1744, Mayer Amschel Bauer, seorang yahudi Ashkenazi, lahir di Frankurt, Jerman. Dia adalah putra dari Moses Amschel Bauer, seorang pemilik modal dan pemilik yang terkenal di Jerman. Moses Amschel Bauer memasang tanda merah di atas pintu kantornya. Tandanya adalah Heksagram merah ( secara geometris dan numerik di terjemahkan menjadi angka 666 ), yang kelak akan memjadi bendera Israel. Nama Rothschild berasal dari Jerman, Roth artinya merah dan Schild artinya tameng. Jadi Rothschild artinya " tameng merah " atau dalam bahasa Inggris " redshield ".
Sepeninggal Amschel, putra bungsunya bernama Mayer Amschel, meneruskan usaha ayahnya. Sebelumnya sang ayah telah bercita cita, agar anaknya ini kelak meneruskan usaha ayahnya dalam dunia bisnis, meskipun sang sang anak bercita cita menjadi pendeta yahudi. Mayer rupanya berpindah haluan sepeninggal ayahnya. Ia selama 10 tahun bekerja di sebuah bank yang dimiliki oleh Oppenheimer di Hanover, Jerman. Tidak lama kemudian ia memahami seluk beluk perbankan, sehingga pemilik bank akhirnya berminat untuk menjadikannya sebagai mitra usahanya. Setelah beberapa lama, kemudian ia kembali ke Franfurt untuk meneruskan usaha mendiang ayahnya. Simbol yang terdapat di atas pintu kantornya makin terkenal dan mayer Amschel Bauer mengubah namanya menjadi Rothschild I.
Rothschild I hidup tahun 1743-1812 Ia mempunyai 5 anak laki laki, kelima anaknya dididik dengan keras untuk menjadi pengusaha atau bankir yang tangguh agar suatu saat menjadi konglomerat. Pada tahun 1770 Mayer Amscheld Rothschild membuat rencana untuk menciptakan "Illuminati" dan mempercayai seorang yahudi Ashkenazi, Adam Weishaupt, untuk mengatur dan mengembangkan rencana tersebut. Rencana itu baru tercapai pada tahun 1776, Adam Weishaupt secara resmi selesai mengatur Illuminati pembahasan tentang Illuminati lihat pada tulisan saya sebelumnya.
Diantara anaknya yang berbakat adalah Nathan, sehingga keluarga Rothschild mengirimnya ke Inggris sejak masih belia, agar kelak bisa menjadi pemeran penting dalam bank Inggris. Sedang tujuannya lebih jauh adalah untuk mendirikan lembaga keuangan raksasa bersama ayah dan keempat saudaranya yang tersebar di seluruh Eropa. Sejak Nathan berada di Inggris sebagai konglomerat yahudi, kelompok pemilik modal internasional melangkah baru. Mayer Rothschild yang pada saat itu berusia 30 tahun mengundang tokoh pemilik modal yahudi ke Frankfurt untuk membicarakan masalah monopoli internasional. Dalam pertemuan ini Mayer Rothschild mengemukakan tentang peran yang dimainkan oleh pemegang modal yahudi internasional dalam revolusi Inggris.
Setelah berhasil menancapkan kekuasaanya di Inggris, Rothschild bersama kelompok Illuminati berencana untuk melakukan revolusi di Prancis,Amerika dan Rusia. Pada saat kematiannya ( Mayer Amschel Rothschild) yaitu pada 18 September 1812 di dalam surar wasiatnya, dia menjabarkan hukum hukum khusus yang harus diikuti keluarga Rothschild:
1. Semua jabatan kunci dalam bisnis keluarga hanya boleh di pegang oleh anggota keluarga.
2. Hanya anggota keluarga laki laki yang boleh ikut serta dalam bisnis keluarga ( Mayer Amschel Rothschid juga mempunyai beberapa anak perempuan ).
3. Keluarga Rothschild akan menikah dalam keluarga dengan sepupu sepupu pertama dan kedua untuk melestarikan kekeyaan keluarga.
4. Inventaris publik mengenai tanahnya tidak boleh dipublikasikan.
5. Tidak ada tindakan hukum yang diambil sehubungan dengan nilai warisan.
6. Putra tertua dari putra tertua menjadi kepala keluarga ( hal ini bisa diubah kalau sebagian besar anggota keluarga menyetujui hal ini ).
Hukum nomor enam langsung di terapkan ketika Nathan Mayer Rothschild terpilih menjadi penerus ayahnya sebagai kepala keluarga.
Perlu diketahui Perang dunia 1, Perang dunia 2 serta berdirinya zionis Israel merupakan rencana jahat Rothschild. Pada kesempata berikutnya Insya Allah saya akan menjelaskan tentang rencana rencana yang dijalankan oleh Rothschild.